Penyakit Kista Ovarium Pada Wanita – Pada setiap wanita mempunyai dua ovarium atau kandung telur, yang merupakan kantung berisi cairan yang terbentuk didalamnya. letak ovarium ini berada di sebelah kiri sedangkan satu lagi berada disebelah kanan. Organ ini berguna untuk menciptakan sel telur mulai dari wanita memasuki masa pubertas sampai menopause, memproduksi hormon progesteron dan estrogen juga merupaka fungsi dari organ ini.
kista ovarium
Ovarium tak jarang dapat menderita gangguan kista, berikut adalah dua jenis utama dari penyakit ini :
1. Penyakit Kista Fungsional. Kista fungsional tergolong umum dan sering terjadi, hal ini digolongkan kedalam gangguan yang tidak berbahaya karena timbul sebagai bagian dari masa menstruasi.
2. Penyakit Kista Patologis. Jenis kista yang ini berbeda, karena penyakit ini mengndung sel abnormal yang dapat bersifat kanker.

Gejala Kista Indung telur (Ovarium).

Diindonesia sendiri cukup banyak wanita yang telah mengalami kista ovarium, Pada Kista yang sudah berukuran besar atau pecah sangat beresiko terjadinya gejala yang serius sehingga perlu ditindak lanjuti dengan cara operasi.
Akan tetapi, pada umumnya kista tak mengakibatkan gejala dan bisa hilang dengan sendirinya dalam beberapa bulan.

Siklus menstruasi tidak teratur, nyeri tulang panggul, sulit buang air besar dan buang air kecil, nyeri saat berhubungan badan, dan susah untuk hamil, serta keluar darah lebih banyak dari biasanya pada aat menstruasi adalah beberapa gejala dari kista indung telur yang wajib diwaspadai.

Apabila gejala penyakit ini muncul, maka untuk melakukan pemeriksaan anda akan disarankan untuk kedokter ahli ginekologi. Pemeriksaan ini meliputi organ intim, USG, tes darah agar diagnosis lebih akurat.

Langkah-Langkah Pengobatan dan Mengatasi Kista

Beberapafaktor yang perlu diketahui dan yang menentukan perlu atau tidaknya operasi kista.
Ukuran dan kuantitas kista, jika kista telah berukuran besar dan mengandung sel abnormal maka akan dilakukan tindakan operasi.
Dimasa menopause terjadi kista, resiko yang tinggi untuk terserang penyakit kanker indung telur (ovarium) terdapat pada wanita yang telah memasuki masa menopause.

Pengidap kista yang sudan mengalami masa menopause disarankan untuk melakukan tes darah dan usg dengan teratur, hal ini dilakukan untuk memastikan apakah dalam waktu dekat kista bisa hilang. Apabila perkembangan kista berpotensi menjadi kanker, maka langkah operasi pengangkatan kista perlu dilakukan terhadap penderita. baca juga obat kutil kelamin wanita

Kista Mempengaruhi Kesuburan.

KIsta tidak Jarang dinilai bisa mengganggu kesuburan pada wanita, pendapat ini tidak seoenuhnya salah karena pada umumnya kista bisa dibuang dengan mudah dan tidak mengganggu ovarium. akan tetapi untuk jenis kista indung telur yang kompleks, dapat mempengaruhi tingkat kesuburan pengidapnya jika diambil tindakan melalui operasi.